Rock Bar Bali Hadirkan Menu Koktail Sustainable

Memasuki usia ke-15 tahun, Rock Bar Bali menghadirkan menu koktail sustainable untuk seluruh tamu yang menginap dan pengunjung bar. Diracik oleh Head Mixologist, Simone Merchese, menu koktail anyar ini terinspirasi dari keindahan alam Bali yang memukau, terutama Samudra Hindia.
Sepuluh tahun bekerja di beberapa bar terbaik di London dan Prancis, Marchese sebelumnya dinobatkan sebagai salah satu dari 100 bartender terbaik di Prancis oleh COCKTAIL SPIRITS. Acara bergengsi Prancis-Jepang yang khusus dihelat untuk para profesional dari seluruh dunia, guna mengeksplorasi dan membentuk masa depan industri bar.

Marchese tidak hanya fokus meracik koktail yang kaya akan rasa saja, namun mengusung filosofi zero-waste. Di mana, ia memastikan untuk menggunakan setiap bahan tanpa ada yang terbuang.
“Ciri-ciri kepribadian saya adalah sederhana dan efisien, menggunakan bahan-bahan yang sudah dikenal, namun diproses dengan inovatif. Saya selalu berusaha untuk mengurangi limbah, oleh karena itu menu baru ini begitu spesial untuk saya,” ujar Marchese, dalam siaran persnya.

Guna mendukung komitmen AYANA Bali terhadap sustainability, rangkaian menu koktail anyar ini menggunakan beberapa bahan segar yang berasal dari AYANA Farm. Dari segi rasa, Marchese terinspirasi dari kekayaan rasa dan bahan-bahan segar yang berbatasan dengan Samudra Hindia seperti Indonesia, Tiongkok, Korea, hingga Kepulauan Zanzibar di Tanzania.
Mulai dari rumput laut, kelopak bunga, rempah-rempah, hingga buah tropis, mencerminkan esensi dinamis wilayah tersebut sembari tetap menjaga prinsip ramah lingkungan. Salah satu koktail andalannya, yakni Notoro. Notoro terinspirasi dari Danau Notoro yang berlokasi di Hokkaido, Jepang.

Menggunakan El Jimador Tequila, nori, dan moringa, racikan ini menawarkan Anda pengalaman sesi minum herbal yang kaya akan umami. Selain itu, menu andalan lainnya, Dragon Sunset, koktail segar yang terinspirasi dari pemandangan matahari tenggelam di Song Nam, Vietnam. Koktail ini menggunakan gin dan Cointreau.
“Kami menggunakan seluruh bagian buah naga, termasuk kulitnya dikarenakan manfaat kesehatannya dan rasa herbalnya,” tambah Marchese. Untuk menu koktail terakhir, Marchese menawarkan Dala Spritz, yang terinspirasi oleh taman di Tiongkok. Menggunakan bahan dasar Aperol, lalu dipadukan dengan tomat, basil, dan zaitun, koktail ini siap menemani Anda di sore hari.

Untuk Anda yang ingin menikmati minuman bebas alkohol, Rock Bar juga menawarkan aneka moktail, salah satunya Nom Tom. Moktail khas Thailand yang juga dikenal dengan nama Khanom Tom.
“Menu koktail baru Rock Bar mencerminkan komitmen AYANA Bali terhadap keberlanjutan sembari menciptakan pengalaman yang luar biasa bagi para tamu kami. Kami tidak hanya mengurangi limbah, tapi juga merayakan keberagaman budaya dan bahan dari seluruh Samudra Hindia,” ujar Mario Belometti, General Manager Rock Bar Bali, dalam siaran persnya.
Untuk informasi lengkap, kunjungi Rock Bar Bali.
