Jerawat Badan dan Penanganannya

Selama bertahun-tahun di umur dewasa saya, salah satu masalah kulit yang paling menyita waktu sekaligus memakan pikiran dan biaya adalah jerawat tubuh.
Masalah yang saya hadapi bahkan bukan soal estetika, melainkan gangguan mobilitas. Jerawat, ketika meradang di bagian tubuh tertentu, punya kemungkinan untuk kontak dengan pakaian. Ketika hal tersebut terjadi, rasa sakit yang dialami bisa mengganggu bahkan menyiksa.
Setelah bertahun-tahun mencoba mengenal gangguan kulit ini secara menyeluruh dan mencoba menemukan solusinya, akhirnya ada beberapa kunci penanganan yang manjur untuk saya.
Dengan harapan bisa membantu memangkas waktu dan biaya yang Anda mungkin harus keluarkan untuk mencoba produk dan metode penanganan, berikut ini adalah tulisan yang mungkin juga bisa jadi panduan untuk Anda yang memiliki masalah serupa.
Penyebab Peradangan Jerawat Badan

Mungkin bagian tubuh selain wajah yang sering jadi tempat jerawat tumbuh adalah punggung. Jerawat ini juga dikenal sebagai “bacne”. Selain bacne, jerawat juga rawan terjadi di leher, bahu, dan dada saya.
Jika tidak ditangani, jerawat tubuh akan meninggalkan bekas luka gelap yang dikenal sebagai hiperpigmentasi pasca inflamasi (PIH). Hal itu kemungkinan terjadi di bagian punggung yang sulit untuk diraih.
Berikut beberapa penyebab dimulai dari yang paling mudah memicu munculnya jerawat tubuh, versi penulis
- Produk tubuh dengan kandungan parfum
- Keringat
- Hormon
- Konsumsi produk susu dan olahannya
Jika Anda memiliki pemicu yang sama atau mirip dengan penulis, maka rekomendasi produk-produk ini mungkin bisa jadi pilihan Anda untuk punya perawatan yang tepat.
Sabun
Karena tubuh saya sangat sensitif dengan produk dengan kandungan parfum, memilih sabun mandi sempat menjadi sebuah “mission impossible” untuk waktu yang lama. Kebanyakan produk sabun di pasaran yang paling mudah diakses dan terjangkau mengandung parfum. Tiga merek sabun ini adalah andalan saya.
Asepso (Rp13.500)

Merek ini bisa dikatakan sebagai pelopor dari sabun anti bakteri yang ditujukan untuk mereka yang punya masalah jerawat punggung. Harga yang murah dan ketersediaannya di banyak tempat perbelanjaan menjadikan produk ini andalan oleh banyak orang, termasuk penulis.
Varian yang saya gunakan adalah The Antiseptic Soap Asepso–kemasannya yang punya kombinasi warna merah, kuning, dan hitam.
Serenitree Moringa Bar Soap (Rp29.750)

Karena salah satu pemicu jerawat tubuh saya adalah kandungan parfum, hasil pemakaian produk ini mengejutkan saya.
Sabun Batang Daun Kelor dari Serenitree ini diklaim punya formulasi yang mengandung bahan-bahan yang aman dan alami sehingga lebih sehat untuk kulit dan tubuh, bahkan lingkungan. Aroma Daun Kelor sabun ini mengingatkan pada jamu dan juga membuat saya ragu untuk mencoba.
Yang membuat saya akhirnya memutuskan untuk mencoba adalah kandungan anti-bakteri dan B3/niacinamide di dalamnya. Ternyata, tidak ada peradangan jerawat yang terjadi sampai satu batang sabun habis saya gunakan.
Sabun Tanamilah Tanahmu Sanga (Rp41.500)

Produk ini lahir dari rumah produksi yang sama dengan Minyak Sanga atau yang mungkin lebih dikenal dengan nama Minyak Kutus-Kutus.
Sabun ini diklaim menggunakan bahan-bahan premium termasuk hasil ekstraksi rempah-rempah. Di dalamnya juga ada Minyak Tanamilah Tanahmu yang memiliki kandungan 50% Minyak Nyamplung yang berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan kulit seperti gatal akibat alergi, panu, bekas luka, jerawat, bekas jerawat, dan keluhan kulit lainnya.
Sabun batang ini, menurut saya, bisa dikatakan sebagai sebuah produk 2-in-1 karena punya kandungan bahan scrub. Selain menustrisi kulit berjerawat yang sensitif, ia juga bisa membantu mengangkat kulit mati dan menangani keluhan PIH.
Body Lotion
Penggunaan sabun batang setiap hari rawan membuat kulit menjadi kering, Hal itu terjadi pada saya. Namun, ketika pemicu paling kuat dari jerawat tubuh Anda adalah parfum, pasti mencari produk body lotion atau pelembap bukan masalah yang sederhana.
Caremistry Living Antioxidant + Barrier Defense Body Lotion (Rp91.090)

Produk pelembap dari Caremistry punya tekstur ringan padahal memberikan perlindungan menyeluruh yang krusial untuk kita yang tinggal di tempat dengan iklim panas seperti Jakarta.
Pelembap ini diformulasikan untuk menghidrasi kulit dengan maksimal. Teksturnya yang super ringan nyaris terasa seperti second skin–cepat menyerap, tanpa rasa lengket. Formulasi dari pelembap Living dibuat untuk melindungi kulit dari dampak jangka panjang sinar UV dan polusi, dua faktor lingkungan yang sering memperparah kondisi kulit berjerawat di badan.
Kandungan resveratrol, vitamin C, dan multi-peptides bekerja sebagai antioksidan untuk membantu meremajakan kulit dan mendukung produksi kolagen, sementara multi-molecular hyaluronic acids, triple ceramides, dan shea butter menjaga hidrasi di berbagai lapisan kulit serta mengunci kelembapan agar skin barrier tetap kuat. Kombinasi penting bagi kulit rentan jerawat: cukup lembap tanpa menyumbat pori.
Nilai tambah lainnya, produk ini bebas paraben, drying alcohols, sulfates, dan phthalates, sehingga relatif aman untuk digunakan setiap hari, bahkan pada kulit yang sensitif dan mudah berjerawat. Aromanya pun segar dan tidak menyengat–memberikan sensasi menenangkan seperti habis mandi.
Walaupun produk di tulisan ini cocok untuk saya, pastikan Anda juga mengulas ulang setiap kandungannya sebelum membeli untuk menghindari munculnya jerawat.
Semoga tulisan ini membantu dan Anda sehat selalu!
