Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

AVANTBRUNCH Lulu Bistrot Hadirkan Dessert Seni Konseptual dari Paris

Lulu Bistrot hadirkan edisi kedua AVANTBRUNCH. (Foto: Lulu Bistrot)

Pada 20 Agustus lalu, Lulu Bistrot menghadirkan edisi kedua AVANTBRUNCH—sebuah acara brunch eksklusif yang memadukan seni konseptual dengan kuliner Perancis bersama Alina Prokopenko.

Dikenal sebagai enfant terrible di dunia pastry Paris, Alina memulai karir sebagai fotografer sebelum jatuh cinta pada dunia kuliner. Dengan latar belakang sejarah seni dan pendidikan kuliner di salah satu sekolah bergengsi Prancis, ia menciptakan dessert yang lebih dari sekadar makanan; mereka adalah sebuah karya seni.

Melalui platform kreatifnya yaitu APRIS, Alina mengeksplorasi tema bawah sadar, sensualitas, sampai hasrat tersembunyi—menjadikan setiap kreasi pastry sebagai pengalaman estetik yang menggoda.

Dessert sebagai Narasi Visual

Sweet Oyster. (Foto: Lulu Bistrot)

Dalam AVANTBRUNCH kali ini, dua karya ikonik Alina mencuri perhatian. Sweet Oysterdessert berbentuk tiram dengan cokelat hitam, cokelat susu, vanila, garam laut, karamel, dan lemon menggabungkan tekstur panna cotta yang lembut dengan rasa kompleks. Terinspirasi Fauvisme dan karya Matisse, dessert ini mengeksplorasi hubungan antara alam dan seni modern.

French Breakfast. (Foto: Lulu Bistrot)

Kreasi kedua adalah French Breakfast—sebuah reinterpretasi lemon tart klasik yang dibungkus dalam estetika merokok di Paris, meringue berbentuk “rokok” dengan ujung gosong menghadirkan nuansa intim, seolah menangkap momen percakapan singkat di balik asap. Dengan komposisi lemon dan wijen hitam yang terinspirasi dari gerakan Suprematisme Rusia, dessert ini mengajak Anda untuk merefleksikan momen-momen singkat dalam kehidupan urban.

Brunch Menyatu dengan Seni

Tak hanya menawarkan dessert, AVANTBRUNCH juga menyajikan rangkaian hidangan penuh karakter hasil kolaborasi tim Lulu dengan Alina. Menu tersebut dirancang khusus untuk memadukan akar Ukraina dengan sentuhan Paris sambil merangkul kekayaan bahan-bahan lokal Indonesia.

Beberapa kreasi yang mencuri perhatian di antaranya zucchini pancakes dengan salmon gravlax, yoghurt asap, es krim dill, dan minyak dill; French omelette dengan telur trout, keju comté, dan salad radicchio berpadu citrus; French toast dengan krim pandan, jeruk nipis, dan kompot stroberi; serta syrnyky cheese pancakes dengan spiced cherries, hibiscus lokal, saus anglaise vanila asap, dan sour cream.

“Kreasinya memang provokatif, namun juga memiliki kedalaman yang kuat. Dualitas itu sejalan dengan visi kami untuk Lulu—menghadirkan sesuatu yang tak terduga, penuh karakter, dan benar-benar unik di Bali.” ujar Rafael Nardo, pendiri Lulu Bistrot, dalam siaran persnya.

Untuk informasi lengkap, kunjungi Lulu Bistrot.

Show CommentsClose Comments

Leave a comment