Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

20 Pengalaman Autentik Indonesia dalam Program Good Travel with Marriott Bonvoy

Marriott International hadirkan program Good Travel with Marriott Bonvoy di Indonesia. (Foto: Marriott International)

Perjalanan kini bukan hanya sekadar berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya. Bagi wisatawan modern, liburan juga menjadi kesempatan untuk lebih memahami budaya, terhubung dengan masyarakat lokal, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Inilah semangat yang dihadirkan melalui program Good Travel with Marriott Bonvoy™, sebuah inisiatif dari Marriott International yang mengajak para wisatawan untuk menjelajahi sisi Indonesia yang lebih dalam dan autentik.

Di Indonesia, program ini menghadirkan 20 pengalaman unik yang tersebar di 15 hotel pada tiga destinasi memukau—memberikan kesempatan bagi para anggota Marriott Bonvoy untuk menyelami tradisi lokal, mendukung komunitas setempat, serta berkontribusi pada pelestarian alam.

“Program Good Travel with Marriott Bonvoy™ mempertegas komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi setiap tamu yang menginap. Wisatawan masa kini menginginkan perjalanan yang memiliki tujuan nyata. Mereka memilih untuk mengeksplorasi lebih jauh, demi memahami esensi dan karakter autentik yang menjadikan setiap destinasi istimewa.” ujar John Toomey, Chief Commercial Officer, Marriott International, APEC, dalam siaran persnya.

Tak heran jika Indonesia menjadi salah satu pusat utama program ini. Dengan 20 pengalaman yang tersedia, Indonesia menempati peringkat kedua terbanyak di kawasan APEC dalam penyediaan program Good Travel with Marriott Bonvoy™, sekaligus menjadi negara dengan jumlah pengalaman berbasis komunitas terbanyak di kawasan tersebut.

Menyatu dengan Kehidupan Lokal Bali

Wayang Etal di Four Points by Sheraton Bali, Kuta. (Foto: Marriott International)

Bali menjadi salah satu destinasi yang menghadirkan pengalaman paling kaya dalam program ini. Di Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali tamu dapat merasakan kehidupan masyarakat lokal secara langsung. Mulai dari mengunjungi rumah tradisional hingga belajar membuat sesajen bersama warga—pengalaman ini membuka pintu untuk memahami filosofi keseimbangan antara manusia, alam, dan spiritualitas yang menjadi inti kehidupan masyarakat Bali.

Sementara itu, di Four Points by Sheraton Bali, Kuta, para tamu dapat mengenal Wayang Ental, jenis wayang unik yang dibuat dari daun palem. Dalam sesi interaktif ini, tamu bahkan dapat mencoba membuat wayang mereka sendiri.

Di The Ritz-Carlton, Bali, pengalaman budaya hadir melalui tradisi Canang Sari—ritual persembahan harian masyarakat Hindu Bali yang sarat makna spiritual. Sedangkan, Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve mengajak tamu memahami sistem irigasi Subak yang telah diakui oleh UNESCO sekaligus mempelajari seni merangkai sesajen tradisional Bali.

Berkontribusi untuk Alam dan Lingkungan

Menanam terumbu karang di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa. (Foto: Marriott International)

Program Good Travel with Marriott Bonvoy™ juga menghadirkan berbagai aktivitas yang berfokus pada pelestarian lingkungan. Di The Westin Resort Nusa Dua, Bali para tamu dapat mengikuti sesi edukasi tentang pengolahan limbah organik menjadi kompos bersama generasi muda setempat.

Sementara, Courtyard by Marriott Bali Seminyak Resort mengajak tamu terlibat langsung dalam aksi bersih pantai sambil mempelajari dampak polusi plastik terhadap ekosistem laut.

Pengalaman tak kalah menarik juga tersedia di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, di mana tamu dapat ikut menanam terumbu karang bersama para spesialis konservasi laut untuk membantu memulihkan ekosistem bawah laut.

Dari Jamu Tradisional hingga Miksologi Berkelanjutan

Mencicipi jamu tradisional di The Westin Jakarta. (Foto: Marriott International)

Program ini juga membawa wisatawan menjelajahi kekayaan kuliner Nusantara dengan cara yang berbeda. Di The Westin Jakarta, para tamu dapat mengikuti sesi pencicipan jamu tradisional yang memperkenalkan sejarah serta manfaat minuman herbal khas Indonesia.

Di sisi lain, The St. Regis Jakarta menghadirkan pendekatan modern melalui miksologi bebas limbah, di mana para ahli bar mengolah sisa bahan makanan menjadi racikan koktail kreatif. 

Sedangkan The Laguna, a Luxury Collection Resort & Spa, Nusa Dua mengajak tamu mengikuti perjalanan kuliner dari pasar tradisional sampai ke meja makan. Tamu dapat mempelajari bagaimana bahan lokal dan produk musiman mendukung ekonomi masyarakat sekaligus prinsip gastronomi berkelanjutan.

Untuk pengalaman kuliner yang lebih lokal bisa ditemukan di JW Marriott Hotel Medan yang memperkenalkan tamu pada Bandrek—minuman rempah khas Sumatra Utara yang sarat akan sejarah.

Untuk informasi lengkap, kunjungi Good Travel with Marriott Bonvoy.

Show CommentsClose Comments

Leave a comment